banner 728x250

Pemkab Lampung Timur Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Azwar Hadi Tekankan Pesan Persatuan dan Perdamaian

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

 

SUKADANA, Gasak.online.– Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 secara khidmat di halaman Kantor Bupati Lampung Timur, Selasa (2/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, mengajak seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk kembali meneguhkan komitmen menjadikan Pancasila sebagai pemersatu bangsa dan fondasi perdamaian.

banner 325x300

Upacara dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Lampung Timur, Rustam Effendi, para Asisten, Staf Ahli Bupati, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian, serta jajaran lengkap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lampung Timur.

Dalam sambutannya, Azwar Hadi menyampaikan ucapan selamat atas peringatan momen bersejarah tersebut sekaligus mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan tahunan ini dapat terselenggara dengan tertib dan lancar.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur, saya mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Terima kasih serta apresiasi kepada seluruh jajaran terkait sehingga upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Azwar Hadi.

Pada kesempatan itu, Azwar Hadi juga membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI dengan tema besar “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.”

Dalam isi pidato tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar kegiatan seremonial belaka, melainkan momentum refleksi kebangsaan. Tujuannya adalah memastikan nilai-nilai luhur Pancasila tetap hidup, tumbuh, dan menjadi pedoman nyata dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pancasila disebut sebagai “bintang penuntun” sekaligus “jangkar moral” bangsa Indonesia yang sangat krusial di tengah derasnya tantangan zaman, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik dunia yang terus berubah. Indonesia, dengan keberagaman yang mencakup lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan suku bangsa, dinilai mampu menjadi contoh nyata bagi dunia tentang bagaimana perbedaan dapat disatukan dalam satu ikatan persatuan yang kokoh.

Lebih jauh, Indonesia juga terus berkontribusi aktif mewujudkan perdamaian dunia melalui kebijakan luar negeri bebas-aktif, pengiriman pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta berbagai upaya mediasi konflik di tingkat regional maupun internasional.

Melalui momentum ini, seluruh elemen bangsa – khususnya generasi muda – diajak untuk tidak hanya menjadikan Pancasila sebagai simbol atau hafalan semata, melainkan sebagai ideologi yang hidup dan diamalkan sehari-hari.

Kepada para pemimpin daerah dan penyelenggara pemerintahan, pidato tersebut juga mengingatkan pentingnya menghadirkan kebijakan publik yang berlandaskan prinsip keadilan sosial, menjamin hak-hak dasar masyarakat, serta terus memperkuat pertahanan bangsa dari paham intoleransi dan radikalisme yang berpotensi merusak persatuan.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Lampung Timur ini pun ditutup dengan tekad bersama untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan pedoman utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, damai, serta berkeadilan sosial.

 

(Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *