Gasak. Online-AMPUNG TIMUR, – Senin, 1 Juni 2026 – Komando Distrik Militer (Kodim) 0429/Lampung Timur menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan secara khidmat di Lapangan Apel Markas Kodim 0429/Lamtim, pada Senin (1/6/2026).
Upacara peringatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0429/Lamtim, Letkol Inf Danang Setiaji, S.I.P., M.I.P., yang bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini dihadiri dan diikuti oleh seluruh personel Kodim 0429/Lamtim, yang terdiri dari para perwira, bintara, dan tamtama.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim membacakan amanat resmi dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.
Dalam amanatnya disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya sekadar menjadi agenda seremonial tahunan belaka, melainkan juga menjadi momen refleksi mendalam untuk memperkuat kembali pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Pada tahun 2026 ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema besar “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema ini menegaskan kembali pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai landasan utama dalam menjaga persatuan nasional, sekaligus bentuk kontribusi nyata Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.
Disebutkan pula dalam amanat tersebut bahwa Pancasila telah terbukti menjadi pedoman bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan berat, termasuk di tengah dinamika kondisi global saat ini yang penuh ketidakpastian dan potensi perpecahan. Keberagaman Indonesia yang luar biasa besar, terdiri atas ribuan pulau dan ratusan kelompok etnis, budaya, serta adat istiadat, menjadi bukti nyata bahwa persatuan yang kokoh dapat terwujud dan terjaga berkat nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Selain itu, Indonesia juga disebut memiliki tanggung jawab konstitusional untuk turut berperan aktif dalam menciptakan ketertiban dunia. Hal ini sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang berlandaskan pada kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
“Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut merupakan instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan untuk menjembatani segala perbedaan dan mendorong penyelesaian berbagai konflik secara damai,” demikian kutipan amanat yang dibacakan oleh Dandim.
Melalui momentum peringatan Hari Lahir Pancasila ini, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diajak untuk senantiasa menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup, tumbuh, dan diterapkan dalam perilaku serta kehidupan sehari-hari. Masyarakat juga diharapkan terus bersatu menjaga keutuhan bangsa, serta menolak tegas segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan tindakan apa pun yang berpotensi mengganggu keharmonisan dan persatuan bangsa.
Pada kesempatan yang sama, Dandim 0429/Lamtim juga menegaskan kembali pentingnya peran setiap prajurit TNI dalam menjaga keutuhan ideologi negara. Ia mengingatkan agar nilai-nilai Pancasila tidak hanya cukup dipahami secara teoritis atau hafalan semata, tetapi harus diwujudkan secara nyata melalui pengabdian tulus kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Pancasila bukan untuk dihafal, tetapi untuk diamalkan. Bagi kami para prajurit, pengamalan nilai tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan tugas, pengabdian, dan pengorbanan terbaik setiap hari demi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Dandim Letkol Inf Danang Setiaji.
Secara keseluruhan, upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di lingkungan Kodim 0429/Lampung Timur berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh rasa nasionalisme sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai dasar bangsa yang menjadi landasan utama kehidupan bernegara.
(Red)


















