Kabupaten Rote Ndao-Ratusan ekor paus terdampar di Rote Ndao Nusa tenggara Timur (NTT), tempat terlihat jelas tidak ada dari dinas pemerintah terkait, nampak terlihat dalam live tik-tok tersebut, anggota TNI-POLRI saja menurut keterangan host kepiting Laut tersebut.Selasa (10/3/2026)
Menurut warga sekitar paus jenis piton mulai naik tadi malam waktu air pasang, pagi harinya ratusan paus itu tidak bisa kembali ke tengah laut hingga banyak terdampar di muara pantai kabupaten Rote ndao, NTT.Dalam live Tik tok,akun kepiting Laut tersebut, masyarakat membantu untuk mendorong ikan-ikan ke tengah laut namun tetap kembali lagi ke pesisir pantai, sehingga terdampar lagi,dalam keterangan live-nya.
Ikan paus jenis piton tersebut masih nampak jelas masih hidup sehingga butuh dibantu menggiring ke tengah-tengah laut namun kondisi peralatan masyarakat sekitar pesisir pantai hanya sebatas nya, sehingga dikhawatirkan ikan paus yang bobotnya lebih dari 500 kilo tersebut akan mati jika tidak diberi pertolongan,sehingga akan timbul bau yang tidak sedap,dan penyakit Kalau,nantinya ikan-ikan itu mati di muara jelas gelas warga sekitar.Lambatnya pihak pemerintah menyikapi hal tersebut menjadi sorotan karena dari pihak-pihak dinas terkait harus memberi respon cepat apa yang terjadi dalam lingkungan masyarakat di Kabupaten Rote ndao, NTT.
Nampak jelas pihak pemerintah tidak mengambil tindakan sehingga masyarakat sendiri yang bekerja gotong royong mendorong ikan paus jenis piton tersebut ke tengah Muara laut, lambatnya pihak pemerintah dalam proses evakuasi ikan-ikan paus tersebut menjadi kritikan dari masyarakat Sekitar.(Agus H)


















