banner 728x250

Di duga ODGD Ditemukan warga membusuk  di Parit Ladang di lampung timur

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

LAMPUNG TIMUR, Sebuah penemuan mengerikan sempat menggemparkan warga Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribawono, Kabupaten Lampung Timur, pada Selasa (2/6/2026) lalu. Sesosok jenazah manusia yang sudah dalam kondisi membusuk ditemukan warga di dalam parit di kawasan areal persawahan dan peladangan setempat.

Peristiwa bermula sekitar pukul 13.00 WIB, ketika seorang warga bernama Maman sedang beraktivitas mencari serabut kelapa di lahan milik warga bernama Jiyati. Saat berjalan melewati lokasi tersebut, hidung Maman mencium bau busuk yang sangat menyengat dan tidak wajar. Merasa penasaran dan khawatir, Maman pun mengajak rekannya, Wardani, untuk bersama-sama menelusuri dari mana asal bau yang tidak sedap itu berasal.

banner 325x300

Setelah melakukan pencarian ke sekeliling lokasi, keduanya terkejut bukan kepalang. Di dalam parit yang tidak jauh dari jalan setapak, mereka menemukan sebuah benda yang dikerubungi banyak lalat. Saat didekati dan diperhatikan dengan jelas, ternyata itu adalah sesosok mayat manusia yang sudah mulai membusuk.

“Kami kaget sekali, langsung cepat-cepat memberitahu warga lain dan segera melaporkan ke pihak kepolisian,” ungkap Maman menceritakan kembali momen mengerikan itu.

Tidak lama setelah laporan diterima, petugas dari Polsek Bandar Sribawono segera bergerak mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Berdasarkan pengamatan di lokasi, petugas memastikan bahwa jenazah tersebut adalah seorang laki-laki.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan pihak Puskesmas setempat dan didampingi tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi fisik jenazah. Hasil pemeriksaan medis di lokasi menyatakan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, luka bacokan, maupun bekas tindak kriminal pada seluruh bagian tubuh korban.

Berdasarkan keterangan warga dan konfirmasi dari keluarga yang datang ke lokasi, jenazah tersebut kemudian diketahui bernama Trimo (53 tahun), warga asli Desa Bandar Agung. Diketahui almarhum memiliki riwayat gangguan kesehatan jiwa dan kabarnya telah meninggalkan rumah serta hilang tanpa kabar berita sejak lebih dari tiga minggu yang lalu.

Pihak keluarga yang datang ke lokasi langsung memastikan identitas jenazah dan kemudian membawanya pulang. Keluarga memutuskan untuk menolak permintaan kepolisian guna melakukan autopsi atau pemeriksaan lebih lanjut, dan jenazah langsung dimakamkan di pemakaman umum desa setempat sesuai dengan permintaan dan keinginan keluarga.

Dari serangkaian pemeriksaan di lokasi, keterangan saksi, hingga keterangan keluarga, pihak kepolisian akhirnya menyimpulkan bahwa kasus ini murni merupakan kasus kematian biasa dan tidak terdapat unsur pidana di dalamnya. Penanganan kasus pun akhirnya diakhiri di tempat.

(Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *