LABUHAN RATU – Balai Dusun Gunungterang 3, Desa Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur, menjadi saksi kebersamaan warga dalam musyawarah dusun yang digelar pada Sabtu (17/5/2026). Pertemuan ini tertuang dalam surat undangan nomor 001/DGT-111/V/2026, yang disampaikan guna membahas persiapan menyambut Hari Raya Idul Adha dan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriyah, yang jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026 mendatang, serta rencana pengadaan pertunjukan wayang kulit.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), dan melibatkan seluruh elemen masyarakat Dusun Gunungterang 3. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dusun Gunungterang 3, tokoh agama, tokoh pemuda, anggota Linmas, serta segenap warga masyarakat. Suasana musyawarah berlangsung hangat, di mana warga yang hadir tampak antusias dan bersemangat menyampaikan gagasan serta kesiapan untuk ikut serta memeriahkan rangkaian acara tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Dusun Gunungterang 3, Khoirudin Ahmad, menjelaskan tujuan utama terselenggaranya musyawarah ini. Menurutnya, momen peringatan Tahun Baru Islam atau yang sering disebut masyarakat setempat sebagai bulan Suro, biasanya dirangkai dengan tradisi Bersih Dusun atau Ruwatan. Oleh karena itu, pertemuan ini difokuskan pada pembentukan kepanitiaan dan penyusunan rencana kegiatan agar acara berjalan lancar dan berkah.
“Kita berkumpul di sini dalam rangka menyambut datangnya Tahun Baru Hijriah atau Suro, yang Insya Allah nantinya akan kita laksanakan tradisi Bersih Dusun atau Ruwatan. Tujuan kita hari ini adalah menyatukan tekad dan membentuk panitia agar semua kegiatan terorganisir dengan baik,” ujar Khoirudin Ahmad.
Selain pembentukan panitia, dalam musyawarah ini juga dipaparkan secara rinci kondisi keuangan hasil swadaya masyarakat. Hingga saat ini, dana yang telah terkumpul dari iuran warga melalui Ketua RT tercatat sebesar Rp36.085.000. Selain itu, terdapat sumbangan pribadi dari seorang donatur sebesar Rp500.000, sehingga total dana yang tersedia mencapai Rp36.585.000.
Dari jumlah tersebut, telah digunakan untuk beberapa keperluan operasional, di antaranya biaya perbaikan jalan sebesar Rp2000.000 serta biaya cetak undangan dan keperluan administrasi lainnya sebesar Rp175.000.
“Atas nama pemerintah dusun, kami menyampaikan ribuan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menyisihkan sebagian rezekinya. Semoga apa yang Bapak Ibu sisihkan menjadi ladang pahala jariyah. Harapan kami, dengan adanya acara Ruwat Dusun atau Bersih Dusun ini, semoga Dusun Gunungterang 3 kita semakin adem ayem, tenteram, dan menjadi wilayah yang Tototentrem Kerto Raharjo (aman, damai, dan sejahtera),” imbuhnya.
HASIL KEPUTUSAN MUSYAWARAH
Melalui diskusi dan kesepakatan bersama, warga menetapkan Mas Indro Irawan sebagai Ketua Panitia pelaksana kegiatan. Ia dipercaya memimpin jalannya persiapan hingga pelaksanaan acara.
Adapun rangkaian acara puncak yang disepakati adalah pelaksanaan tradisi Ruwatan yang dirangkai dengan pertunjukan Wayang Kulit, yang dijadwalkan akan digelar pada Kamis, 25 Juni 2026.
Panitia dan seluruh warga masyarakat dimohonkan kesediaan, kerelaan, dan keikhlasannya untuk berkoordinasi serta saling mendukung. Mengingat besarnya acara yang akan digelar, partisipasi aktif warga sangat diharapkan untuk melengkapi segala kekurangan yang mungkin ada demi kesuksesan acara tersebut. “Kami mohon dukungan semua pihak, bilamana ada kekurangan dan kesalahan dalam pelaksanaan nanti, mari kita perbaiki bersama demi kebaikan bersama,” harap ketua terpilih.
Acara musyawarah ditutup dengan penuh haru dan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Bapak Lai Rohmad selaku Kaum Dusun Gunungterang 3, memohon agar segala rencana dan usaha ini berjalan lancar, sukses, dan tidak ada halangan suatu apapun.
(AGUS)


















